Resume Administrasi Negara
RANGKUMAN
BUKU
PENGANTAR ILMU ADMINISTRASI NEGARA
(BAB
II dan BAB III)
Diajukan
Untuk Memenuhi Tugas
Mata
Kuliah : Pengantar Ilmu Administrasi Negara
Dosen
: Yanto Heryanto, S,Sos., M.Si

NAMA : SYIFANI
NPM : 117090010
KELAS : AN
1A

PROGRAM
STUDI ILMU ADMINISTRASI NEGARA
FAKULTAS
ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK
UNIVERSITAS
SWADAYA GUNUNG JATI CIREBON
2018
BAB II
PENGERTIAN ADMINISTRASI
A. Pengertian Administrasi
Administrasi secara
umum dapat diartikan sebagai suatu proses yang dilakukan secara kerjasama untuk
mencapai tujuan bersama yang telah ditentukan sebelumnya. Apabila diterapkan
secara formal dalam organisasi maka proses kerjasama tersebut adalah dalam
upaya mewujudkan tujuan organisasi.
Adapun pendapat beberapa para ahli tentang
pengertian administrasi :
a.
Menurut William
H. Newman dalam Handayaningrat (1996:2), bahwa
“Administrasi adalah sebagai bimbingan,
kepemimpinan dan pengawasan dari pada usaha-usaha kelompok individu-individu
terhadap tercapainya tujuan bersama”.
b.
Menurut H.A
Simon dalam Handayaningrat(1992:2), bahwa
“Administrasi yaitu sebagai kegiatan
dari pada kelompok mengadakan kerjasama untuk menyelesaikan suatu pekerjaan
berdasarkan yang telah ditetapkan”.
c.
Menurut Drs. The
Liang Gie dalam bukunya “Kedudukan dan
Perincian Ilmu Administrasi Negara” Administrasi adalah segenap proses
penyelenggaraan dalam setiap usaha kerjasama sekelompok manusia untuk mencapai
tujuan tertentu.
d.
Menurut Dwight
Waldo (1971) mengatakan administrasi
adalah suatu daya upaya yang kooperatif, yang mempunyai tingkat rasionalitas
yang tinggi.
e.
Menurut Hadari
Nanawi (1990) administrasi adalah
kegiatan atau rangkaian kegiatan
sebagai
proses pengendalian usaha kerjasama sekelompok manusia untuk mencapai tujuan
bersama yang telah ditetapkan sebelumnya.
f.
Dimock &
Dimock (1992), administrasi adalah suatu ilmu yang mempelajari
apa yang dikehendaki rakyat melalui
pemerintah, dan cara mereka memperolehnya.
g.
Luther Gullick
(1937), Administrasi adalah penyelesaian
yang hendak dikerjakan, dengan tercapainya tujuan-tujuan yang telah ditetapkan.
h.
John M. Pfiffner&
Presthus Robert (1960) menyebutkan bahwa
Administrasi adalah suatu proses umum yang menandai (merupakan karakteristik)
semua usaha bersama.
i.
Sondang P.
Siagian (2008) mendefinisikan
administrasi sebagai keseluruhan proses kerjasama antar dua orang manusia atau
lebih yang didasarkan atas rasionalitas tertentu untuk mencapai tujuan yang
telah ditentukan.
j.
Stephen Robbins
(1978)5 menyatakan bahwa Administrasi adalah proses yang universal dalam
aktivitas pencapaian tujuan secara efisien dengan dan melalui orang lain.
B. Pengertian Administrasi Negara
Administrasi Negara
secara umum dapat diartikan sebagai suatu proses kerjasama yang dilakukan oleh
semua Aparatur Negara untuk dapat menjalankan tugasnya sesuai dengan kebijakan
Negara yang telah ditentukan sebelumnya.
Prajudi Atmosudirdjo, dalam bukunya Hukum Administrasi
Negara memberikan definisi administrasi
negara, bahwa Administrasi Negara
mempunyai 3 (tiga) arti yaitu:
1. Sebagai aparatur negara, aparatur pemerintah
atau sebagai institusi
politik (kenegaraan).
2. Administrasi negara sebagai fungsi atau
sebagai aktivitas melayani
pemerintah, yakni sebagai kegiatan
pemerintah operasional.
3.
Administrasi negara sebagai proses teknis penyelenggaraan
Eyo Kahyo (1996:4)
dalam bukunya “pengantar ilmu administrasi negara” mengemukakan bahwa:
Administrasi negara ialah suatu ilmu yang mempelajari kegiatan kegiatan yang
dilakukan oleh alat-alat negara untuk melaksanakan atau mewujudkan politik
negara atau politik pemerintahan”.
C.
Administrasi Dalam Arti Sempit
Yaitu yang berasal dari kata
“Administratie”(bahasa Belanda) yang meliputi kegiatan mencatat,surat
menyurat,pembukuan ringan,ketik mengetik agenda dan sebagainya yang bersifat
teknis ketatausahaan (Clarical Work) jadi tata usaha adalah bagian kecil
kegiatan daripada administrasi yang akan dipelajari
Menurut Prof. Dr.
Prajudi Admosoedirdjo (1973)1 dalam bukunya yang
berjudul Dasar-Dasar Office Management,
pengertian administrasi secara luas dapat
ditinjau dari tiga sudut, yaitu:
1. Administrasi
dalam arti institusional, yang mana administrasi dimaksudkan sebagai
keseluruhan orang/kelompok yang secara kesatuan menjalankan proses
kegiatan-kegiatan untuk mencapai tujuan bersama.
2. Administrasi
dalam arti fungsionil/tugas, yang dimaksud dengan fungsionil ialah segala
kegiatan dan tindakan yang dilakukan untuk mencapai tujuan (termasuk juga
didalamnya tindakan untuk menenyukan tujuan itu sendiri), atau dengan kata lain
bersifat melihat kedepan, artinya melihat kepada pencapaian tujuan pada masa
yang akan datang.
3. Administrasi
sebagai proses, yaitu merupakan keseluruhan proses yang berupa
kegiatan-kegiatan, pemikiran-pemikiran, pengaturan-pengaturan sejak dari
penentuan tujuan sampai penyelenggaraan sehingga tercapainya suatu tujuan.
D.Administrasi
Sebagai Ilmu dan Seni
Sebagai
bukti bahwa administrasi sebagai ilmu adalah sebagai berikut:
a.
Penelaahan Administrasi sebagai suatu
ilmu,karena administrasi dapat ikaji secara ilmiah,dimana administrasi memiliki
8(delapan) unsur dan sangat bermanfaat bagi orang-orang yang melakuakn
kerjasama untuk mencapai tujuan.
b.
Pengetahuan pada dasarnya suatu yang
diketahui.Suatu ilmu apapun senantiasa membahas pokok permasalahan
tertentu,baik yang berupa ide abstraks,benda/fisik ataupun gelaja
kemasyarakatan.karena setiap bagian alam atau kegiatan maupun pengalaman
manusia telah menjadi pokok persoalan/bahasan dari suatu ilmu.oleh karena itu
pokok persoalan dalam administrasi termasuk salah satu gejala kemasyarakatan
dimana dari waktu ke waktu selalu terjadi sepanjang ada orang-orang/kelompok
orang yang ingin mencapai tujuan bersama.
c.
Pokok persoalan tidak cukup memadai
untuk nmenjelaskan bahwa pengetahuan itu sebagai ilmu,maka perlu adanya sesuatu
hal atau segi lain yang kita namakan titik pusat perhatian.Titik perhatian
dalam administrasi adalah “Penataan” untuk mencapai “efisiensi” yang artinya
menggambarkan adanya perbandingan terbaik antara usaha dengan hasil kerja yang
dicapai oleh usaha itu.
d.
Dengan demikian maka pengetahuan
dikatakan suatu ilmu apabila mempunyai ciri-ciri sebagai berikut:
1. Empiris
Pengetahuan yang
diperoleh hanya berdasarkan pengamatan dan percobaan-percobaan.
2. Sistematis
bahwa berbagai
keterangan dan data yang tersusun sebagai kumpulan pengetahun yang mempunyai
hubungan ketergantungan yang terikat oleh azas tata tertib tertentu diantara
bagian-bagiannya.
3. Obyektif
Artinya bahwa
pengetahuan itu bebas dari prasangka perseorangan dan kesukaan
pribadi.obyektifitas ilmu memasyarakatkan bahwa kumpulan ilmu pengetahuan itu
harus sesuai dengan obyeknya dan tidak boleh dipengaruhi oleh keinginan si
penelaahnya.
4. Analitis
Berarti bahwa
pengetahuan ilmiah itu berusaha membedakan-bedakan pokok persoalannya kedalam
bagian-bagian yang terperinci untuk memahami berbagai sifat,hubungan dan
peranan dari bagian=bagian itu.
5. Dapat
diperiksa kebenarannya
Ciri terakhir dari ilmu
ini dapat kita ikuti pendapat George Simpson yang menyatakan bahwa : Ilmu
adalah pengetahuan yang telah diperiksa kebenarannya,yaitu pengetahuan yang
dapat dipelajari dan diajarkan dan disampaikan kepada orang lain.Ilmu snantiasa
mengarah pada tercapainya kebenaran.
E.
Administrasi & Manajement
Hingga terjadi
pedebatan tentang apakah administrasi lebih luas dari Manajement atau
sebaliknya dan perdebatan tersebut diperkirakan akan terus berlangsung dimasa
yang akan datang.
Dalam perdebatan tersebut ada 3(tiga) kelompok:
1. Yang
berpendapat bahwa administrasi lebih luas daripada Manajement merupakan bagian
dan bahkan menjadi ciri administrasi.
2. Mereka
yang berpendapat bahwa management lebih luas dari Administrasi .Sesungguhnya
pendapat ini dapat dibenarkan.Hanya apabila administrasi diartikan secara
sempit yang hanya mencakup kegiatan-kegiatan
ketatausahaan,korespondensi,kearsipan dan sejenisnya.
3.
Mereka yang berpendapat bahwa
Administrasi dan Manajement merupakan sinonim dan karena itu penggunaannya
dapat silih berganti tanpa kehilangan maknanya.
F.Pokok-Pokok
Pikiran Dalam Administrasi
Pokok-Pokok Pikiran Dalam Administrasi,tentunya kita kembali
kepada kesimpulan pengertian administrasi sebagai kegiatan penataan untuk
mencapai tujuan yang diinginkan atau ditentukan sebelumnya.
Sehingga dengan kesimpulan pengertian
pokok pikirn yang terkandung dalam batasan pengertian administrasi,yaitu antara
lain :
1.
Administrasi merupakan “Kegiatan
Penataan”
2.
Kegiatan penataan itu dilakukan oleh
“Kelompok Orang”
3.
Administrasi merupakan “Usaha
Kerjasama” dari kelompok
4.
Usaha Kerjasama itu “Mempunyai tujuan
yang ingin dicapai”
1.Rangkaian Kegiatan Penataan
Dan ini berarti bahwa kegiatan penataan
terdiri dari banyak kegiatan.wujud kegiatan penataan itu yaitu berupa :
·
Merencanakan kegiatan-kegiatan yang
perlu dikerjakan.
·
Menyusun dan membagi-bagi pekerjaan.
·
Menyiapkan dan menyelaraskan
kegiatan-kegiatan secara harmonis dan mengendalikan,berikut menyempurnakan
kerja dalam kelompok untuk mencaoai tujuan.
·
Menetapkan hubungan kerjasama
hierarchis.
2. Kelompok Orang
Yang dimaksud dengan kelompok orang
dalam administrasi ialah kumpulan orang-orang yang batas jumlahnya paling
sedikit 2 orang dan paling banyak tidak terbatas.
3. Usaha Kerjasama
Yang dimaksud usaha kerjasama diantara
sekelompok orang dalam administrasi ialah suatu usaha yang dilakukan oleh dua
orang atau lebih untuk mencapai tujuan tertentu.Kerjasama diantara kelompok
orang tersebut dalam rangka mencapai tujuan bersama,ada kalanya bersifat
sukarela (Voluntary Cooperative) dan ada kalanya dipaksakan (Compulsory atau
antagonistis Cooperation).
4. Tujuan Tertentu
Tujuan
dalam usaha kerjasama sekelompok orang ini yang menentukan atau yang terlihat
menentukan antara lain :
a.
Semua orang yang terlibat dalam usaha
kerjasama itu atau dengan kata lain semua pegawai atau anggota organisasi.Hal
ini bisa dilakukan di dalam organisasi yang masih sederhana dan yang terdiri
dari beberapa orang saja.
b.
Hanya sebagian saja dari orang-orang
yang terlihat dalam usaha kerjasama tersebut Misalnya organisasi yang telah
besar.Maka tidak seluruh anggota atau pegawai organisasi tersebut dapat menentukan
tujuan organisasi,melainkan sebagian dari membuat dan menetapkan tujuan-tujuan
yang ingin dicapai.
BAB III
UNSUR-UNSUR ADMINISTRASI &
FAKTOR LINGKUNGAN
A. Unsur-Unsur Administrasi
Maka faktor penyebab terjadinya
administrasi seperti telah di uraikan dimuka yang mengandung empat pokok
pikiran,yaitu:
·
Sekelompok orang
·
Usaha kerjasama
·
Proses penataan atau penyelenggaraan dan
·
Tujuan tertentu
Adapun
mengenai unsur-unsur administrasi yang merupakan konsepsi Badan Pembinaan
Administrasi (BPA) terdiri dari 8 (delapan) unsur,yaitu:
1.
Organisasi
2.
Manajement
3.
Komunikais
4.
Kepegawaian
5.
Keuangan
6.
Perbekalan
7.
Tata usaha
8.
Perwakilan atau Hubungan Masyarakat
1. Organisasi
Organisasi sebagai salah satu unsur
dministrais yang menunjukkan adanya suatu
proses,penataan,pengaturan,penyusunan,pembagian kerja dari usaha kerjasama
memang lebih tepat disebut pengorganisasian (organizing)
Pengorganisasian
ini adalah rangkaian kegiatan atau aktivitas yang meliputi :
·
Penyusunan bentuk daripada usaha
kerjasama
·
Menggolong-golongkan tindakan yang harus
dijalankan,dalam bentuk kesatuan-kesatuan kerja tertentu
·
Menentukan tugas pekerjaan orang=orang
yang tergabung dalam usaha kerjasama tersebut.
·
Membagi-bagikan wewenang masing-masing
pelaksana.
·
Menentukan jalinan hubungan kerja
diantara mereka serta seluruh perintah dan tanggung jawab.
2. Management
Unsur kedua administrasi ini mempunyai
pengertian sebagai aktivitas menggerakkan segenap orang dan mengarahkan semua
fasilitas yang dipunyai o;eh sekelompok orang yang dipunyai oleh sekelompok
orang yang bekerjasama untuk mencapai tujuan tertentu.
Aktivitas
semacam ini sama dengan kegiatan usaha kerjasama sekelompok orang untuk
mencapai tujuan dengn perincian tugas memimpin,yaitu antara lain :
·
Kegiatan perencanaan
·
Membuat keputusan terhadap
maslaah-masalah yang timbul
·
Membimbing para bawahan
·
Mengkoordinasikan satuan-satuan
pekerjaan dan pelaksanaan kerja
·
Mengandalkan pelaksanaan kerjasama yang
dilakukan dan
·
Melakukan penyempurnaan baik bentuk
organisasi maupun tata kerja usaha kerjasama tersebut.
3. Komunikasi
Komunkasi menurut pendapat charles
Redfield di dalam bukunya “Communication Management” diartikan sebagai suatu
proses penyempaian berita dari sumber berita suatu tujuan tertentu..Dan kalau
dikaitkan dengan administrasi sebagai unsurnya,maka komunikasi ialah “Suatu
prose penyampaian berit dari sumber berita
ke penerima”.Jadi komunikasi administrasi adalah suatu kegiatan yang
memenuhi persyaratan sebagai berikut:
·
Ada berita atau warta
(ide,pemikiran,informasi)
·
Ada sumber berita
·
Terjadi dalam setiap usaha kerjasama
sekelompok orang untuk mencapai tujuan tertentu.
4. Kepegawaian
Unsur ini merupakan suatu kegiatan yang
mengurus tenaga kerja manusia,dengan perincian kegiatannya meliputi :
·
Sejak mulai penerimaan,penempatan
·
Pembimbingan,peningkatan sampai dengan
pemberhentian atau pensiun atau tidak pensiun.Perincian kegiatan ini dapat
dikatakan sebagai kegiatan kepegawaian.
5. Keuangan
Keuangan merupakan unsur yang dapat
membantu tercapainya sesuatu tujuan,karena tanpa uang hamper dikatakan tidak
dapat tercapainya suatu tujuan yang tentunya disini dititik beratkan masalah
pengelolaannya.
6. Perbekalan
Perbekaln/peralatan/logistic adalah
merupakan kegiatan yang mengurus tantang barang-barang perbekalan yang dapat
membantu terlaksananya sesuatu kegiatan dari kelompok orang untuk mencapai
tujuan tertentu.proses mengurus barang-barang dimulai kebutuhan
barang-barang,pengadaan dan penyediaan barang,pemakaian dan pemeliharaan barang
sampai dengan penghapusan disebut administrasi perbekalan/logistik.
7. Tata Usaha
Unsur ini bersasaran pada bahan-bahan
keterangan yang diperlukan oleh organisasi.Penataan/pengaturan bahan keteranagn
mulai dari saat menghimpun,mencatat bahan-bahan keterangansampai dengan
mengolah mengirim dan menyimpan keterangan.
8. Perwakilan atau
Hubungan Masyarakat
Merupakan suatu aktivitas yang berusaha
untuk menjaga hubungan baik atau jalinan,baik antara organisasi yang satu
dengan organisasi yang lainnya.Hubungan yang baik antara suatu organisasi
dengan organisasi lainnya.Karena hakekat suatu organisasi itupun seperti
manusia hidup,tidak bisa hidup sendirian membutuhkan kerjasama dengan pihak
lain.
B. Faktor Lingkungan
Faktor lingkungan berpengaruh dan ikut
menentukan apakah suatu administrasi akan berhasil mencapai tujuannya atau
tidak.Faktor-faktor lingkungan yang harus diperhatikan tersebut antara lain :
1.
Falsafah Negara
2.
Sistem Politik yang dianut oleh Negara
yang bersangkutan
3.
Tingkat pembangunan ekonomi yang telah
dicapai
4.
Tingkat Pendidikan Rakyat
5.
Bahasa
6.
Agama
7.
Letak(Geografis)
8.
Struktur Masyarakat
1.
Falsafah
Negara
Falsafah
Negara merupakan tali pengikat bagi seluruh warga negara untuk
bertindak karenanya administrasipun dalam membina falsafah administrasi harus
menyelaraskan dengan falsafah negara.Artinya falsafah Administrasi harus
merupakan Falsafah Negara yang diterapkan dalam bidang administrasi.
2.
Sistem
Politik yang dianut oleh Negara yang bersangkutan
Karena administrasi
merupakan proses lanjutan daripada politik,maka politik administrasi harus
merupakan lanjutan Politik Negara.Administrasi Negara misalnya,tidak ada
netralitas politik,karena politiknya harus seirama dengan politik
Negara.Demikian pula kegiatan bidang keniagaan harus seirama/didasarkan kepada
Politik Perekonomian Negara.
3.
Tingkat
pembangunan ekonomi yang telah dicapai
Tingkat taraf kehidupan
rakyat akan sangat menentukan apa yang mereka dapat kerjakan,apa sifat disiplin
kerja yang hendak dilaksanakan,system prioritas apa yang harus ditaati.
4.
Tingkat
Pendidikan Rakyat
Tingkat pendidikan
rakyat yang telah dicapai oleh rakyat sebagai faktor ekologis berarti bahwa
dalam proses komunikasi dalam administrasi dan management harus diperhatikan
gaya bahasa yang dipergunakan,cara menyampaikan berita,instruksi.Kalau
tidak,maka besar kemungkinan proses komunikasi ini tidak akan berjalan dengan
baik.
5.
Bahasa
Disamping bahasa
sebagai alat komunikasi,juga sebagai tali pengikat dalam usaha membina
kesatuan,dan persatuan.Secara administrasi bahasa merupakan alat yang sangat
penting dalam menciptakan suatu “Frame of Reference” dalam bidang administrasi.
6.
Agama
Salah satu faktor yang
membedakan manusia dengan makhluk lainnya ialah karena manusia itu mampu
beragama.Kemampuan beragama itu mengakibatkan manusia mempunyai martabat yang
tinggi.Karenanya dalam menggerakkan bawahan yang beragama perlu diperhatikan
bahwa manusia adalah “Puncak Ciptaan Tuhan”
7.
Letak
Geografis
Cara menjalankan
administrasi dan manajemen akan berbeda pada suatu Negara Kepulauan seperti
Indonesia,apabila bila dibandingkan dengan suatu Negara daratan (India),dua
faktor yang mempengaruhi yaitu faktor komunikasi dan transportasi.
8.
Struktur
Masyarakat
Proses administrasi dan
management lebih mudah dijalankan dalam suatu masyarakat homogen dibandingkan
dengan masyarakat yang heterogen.Maka struktur masyarakat sebagai faktor
ekologis menentukan pula sifat dan ruang lingkup dari administrasi yang dapat
dijalankan.
DAFTAR PUSTAKA
Drs. I Machmud.,
M.Si. 2009. Pengantar Ilmu Administrasi. Cirebon: Swagati Press.
Komentar
Posting Komentar